content dev


Perak Tergelincir ke Sekitar $62 Saat Peluang Kenaikan Suku Bunga Fed Menguat

28 September 2026, 17:41 WIB


Harga perak melemah ke kisaran $62,00 setelah pelaku pasar makin memperhitungkan kemungkinan bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) menaikkan suku bunga. Satu hal yang menggerakkan cerita ini sederhana: ketika ekspektasi suku bunga naik, logam seperti perak cenderung tertekan.

Kenapa begitu? Perak tidak memberi bunga atau kupon; ia hanya menyimpan nilai. Jadi ketika suku bunga diperkirakan naik, menaruh uang di aset yang membayar bunga — seperti deposito atau obligasi — jadi terasa lebih menarik dibanding memegang logam yang diam. Selain itu, prospek bunga yang lebih tinggi biasanya menguatkan dolar AS, dan karena perak dihargai dalam dolar, penguatan itu membuatnya lebih mahal bagi pembeli di luar AS sehingga permintaan bisa mengendur. Dua tekanan itu bekerja bersamaan dan menekan harga.

Yang penting dicatat, ini soal *peluang*, bukan keputusan yang sudah terjadi. Pergerakan hari ini digerakkan oleh perkiraan pasar, dan perkiraan bisa berubah cepat. Kalau data ekonomi AS berikutnya — misalnya inflasi atau ketenagakerjaan — datang lebih lunak dari dugaan, ekspektasi kenaikan bunga bisa mengendur dan tekanan pada perak ikut berkurang. Sebaliknya, kalau data justru memperkuat alasan menaikkan bunga, tekanan bisa berlanjut. Arahnya belum pasti dan sangat bergantung pada angka yang keluar berikutnya, jadi yang layak diperhatikan bukan tebakan akhir, melainkan bagaimana ekspektasi suku bunga itu bergeser dari waktu ke waktu.


Hubungi Marketing Kami Disini!

WhatsApp Icon